TR-069 / CPE
TR-069 (CWMP) membuat indoradius bisa mem-provision dan memantau CPE (ONT/ONU, router) dari jarak jauh lewat ACS bawaan — tidak perlu GenieACS terpisah. Halaman ini menyiapkan satu CPE dari pengarahan ke ACS sampai terikat ke pelanggan dan bisa dioperasikan.
Cara kerja singkat
Section titled “Cara kerja singkat”CPE mengirim Inform berkala ke URL ACS tenant Anda. ACS mengenali perangkat, dan begitu di-claim + diikat ke pelanggan, ia bisa di-provision (SSID, PPPoE, dll.) serta dioperasikan (reboot, re-provision, factory-reset). Setiap tenant punya endpoint ACS dengan slug acak sendiri.
Satu hal yang perlu ditegaskan: semua interaksi dipicu oleh CPE, bukan oleh ACS. ACS hanya bekerja saat CPE mengirim Inform — ia tidak bisa “menelepon” perangkat sewaktu-waktu (CPE umumnya di balik NAT/CGNAT, tak bisa dijangkau balik). Karena itu setiap perintah operator (reboot, re-provision, ubah profil) di-antre dan baru benar-benar diterapkan pada Inform berikutnya (default tiap ~5 menit).
Langkah 1 — Ambil endpoint ACS
Section titled “Langkah 1 — Ambil endpoint ACS”Di app buka ACS Configuration. Kartu Endpoint menampilkan:
- Public URL — alamat yang dikirim ke ONU (bentuknya seperti
http://acs.indoradius.com:8888/t/<slug>). Salin dari sini; ini sumber kebenaran (lengkap dengan port-nya). - Username & Password — kredensial yang dimasukkan di ONU. Tombol Show menampilkan password, Rotate mengganti — rotate = mengunci semua perangkat sekaligus (mereka harus dapat kredensial baru).
Langkah 2 — Arahkan CPE ke ACS
Section titled “Langkah 2 — Arahkan CPE ke ACS”Tujuannya satu: menanamkan ACS URL (plus username/password) ke CPE. Ada
beberapa cara — pilih sesuai infrastruktur Anda. Apa pun metodenya, nilai yang
ditanam harus persis sama dengan kartu Endpoint (Langkah 1), termasuk
port :8888.
Kartu Mikrotik bootstrap di halaman ACS Configuration meng-generate skrip
RouterOS yang menyetel DHCP Option 43 (URL ACS) + Option 60 (Vendor
Class dslforum.org), VLAN manajemen, IP pool, dan firewall yang mengunci
trafik CPE hanya ke ACS. ONU yang mengirim Option 60 dslforum.org otomatis
menerima URL ACS lewat Option 43 — tanpa mengetik apa pun di ONU.
Isi field (parent interface, VLAN ID, subnet /24, ACS host) lalu tempel skrip ke terminal Mikrotik. Intinya:
# DHCP options: Option 43 (ACS URL) + Option 60 (VCI dslforum.org)/ip dhcp-server optionadd code=60 name=tr069-vci value=<hex>add code=43 name=tr069-acs value=<hex>/ip dhcp-server option setsadd name=tr069 options=tr069-vci,tr069-acsDHCP server lain (BNG, OLT, isc-dhcp) bisa menyajikan Option 43/60 yang sama — nilai hex dari skrip ini tinggal dipakai ulang.
Kalau Anda memakai OLT yang dikelola (mis. Huawei MA56xx, ZTE C3xx), ACS URL biasanya diset di profil WAN/TR-069 ONT pada OLT (lewat OMCI), atau OLT bertindak sebagai DHCP server/relay yang mengoper Option 43. Setiap ONT yang teregistrasi di bawah profil itu otomatis dapat URL ACS — jalur zero-touch paling rapi untuk deployment skala besar.
Caranya vendor-specific (menu tiap OLT berbeda) dan indoradius tidak ikut mengonfigurasi OLT Anda — kami hanya menyediakan URL + kredensial yang Anda masukkan. Yang penting: nilai yang dikirim OLT harus sama persis dengan kartu Endpoint.
Buka antarmuka ONU (TR-069/WAN management), isi ACS URL, Username, dan Password persis seperti di kartu Endpoint. Cocok untuk uji satu perangkat atau ONU yang tidak lewat DHCP management VLAN.
Langkah 3 — Atur perilaku endpoint
Section titled “Langkah 3 — Atur perilaku endpoint”Kartu Behavior punya tiga sakelar:
- Accept traffic — saat off, perangkat yang menuju URL tenant ini ditolak (URL & password tetap sama).
- Auto-discover new ONUs — saat on, perangkat baru otomatis masuk ke daftar CPE setelah check-in pertama. Saat off, operator harus pre-claim serial dulu.
- Anonymous discovery — saat on, ONU yang menyentuh URL ACS tanpa kredensial dicatat di CPE → Discovery supaya bisa di-claim tanpa mengetik serial. Inform-nya sendiri tetap ditolak — tidak ada yang masuk ke ACS sampai ada claim sungguhan. Bisa diatur TTL-nya.
Langkah 4 — Discovery → claim → binding
Section titled “Langkah 4 — Discovery → claim → binding”-
Muncul di Discovery. Perangkat yang belum dikenal muncul di CPE → Discovery saat mengirim Inform pertama (butuh Auto-discover atau Anonymous discovery aktif).
-
Claim. Dari perangkat itu, klik claim dan pilih:
- Customer (wajib) — pemilik perangkat.
- Subscriber (opsional) — difilter ke customer yang dipilih.
- CPE profile — profil provisioning yang diterapkan.
-
Terikat. Setelah di-claim, CPE muncul di daftar CPE Devices dan di panel CPE pada sheet subscriber / halaman customer. Provisioning memakai data langganannya.
Langkah 5 — Operasi perangkat
Section titled “Langkah 5 — Operasi perangkat”Dari menu aksi di halaman detail CPE:
- Re-provision — terapkan ulang profil provisioning.
- Reboot — restart perangkat.
- Factory Reset — kembalikan ke setelan pabrik (lalu auto-provision ulang pada Inform berikutnya).
Selain itu, pada tampilan parameter per-bagian (mis. WAN / WLAN untuk device Huawei) ada tombol Refresh yang menarik nilai terbaru dari CPE lalu memuat ulang panelnya.
Troubleshooting
Section titled “Troubleshooting”| Gejala | Penyebab umum | Solusi |
|---|---|---|
| CPE tak muncul di Discovery | Auto-discover & Anonymous discovery sama-sama off, atau URL/kredensial salah di ONU | Aktifkan salah satu sakelar (Langkah 3); cocokkan URL + username/password dengan kartu Endpoint |
| ONU “mati” setelah lockdown firewall | ACS pakai domain tapi rule DNS tidak ter-paste | Pastikan rule allow DNS (UDP/TCP 53) dari subnet CPE ada — lihat catatan di Langkah 2 |
| Inform tidak pernah sampai | TCP/7547 difilter ISP, atau ONU dipin ke :7547 | Pakai URL :8888 dari app, bukan :7547 |
| Perintah “queued” tapi tak kunjung terjadi | Wajar — perintah menunggu Inform berikutnya; CPE di balik NAT tidak bisa di-ConnectionRequest | Tunggu Inform berkala (~5 menit); kalau perangkat memang reachable, pakai Summon. Pantau task timeline |
| Endpoint Public URL kosong | Alamat publik ACS belum dikonfigurasi (operator) | Hubungi operator platform |